MENCEGAH KEMUNGKARAN
Hadist Muslim No. 78 – (49) mengajarkan pada kaum Muslimin agar bersikap kritis dan peduli terhadap setiap penyimpangan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Sikap peduli itu bisa berbentuk tindakan nyata dan ucapan berupa nasehat, kritik atau kecaman.
Namun apabila tidak mampu kaum Muslimin hendaknya menunjukkan sikap menentang kemungkaran dengan perasaan hati.
Sementara orang yang mengetahui penyelewengan dan kejahatan namun cuek, tidak mau tahu, bukan urusan saya, “mbuh gak ruh jawane”, "yang penting saya sudah baik" maka itu bukan watak orang beriman.
Rasululloh bersabda: “Barangsiapa diantara kalian melihat kemungkaran maka rubahlah dengan kedua tanganmu, namun bila tidak mampu dengan lisanmu (nasehat) namun jika belum mampu juga cukup dengan hatimu, demikian itu selemah-lemahnya iman”.
{ Hadist Shohih Muslim No. 78 – (49) Kitabu iman}